Langsung ke konten utama

Postingan

Featured Post

  Hai July..   Dan  Aku tidak membenci itu semua dan tidak menyalahkan apapun Mungkin aku juga sudah berdamai dengan diri dan keadaanku.  Terima kasih semesta. Aku banyak belajar. Tapi aku merasa menjadi orang yg berbeda. Bagaimana bisa aku menyakiti orang lagi?  Aku akan terus berbuat baik supaya segala hutang karma terbayar di kehidupan saat ini.  Aku tau diriku masih banyak kekurangan  Tapi aku berusaha supaya tidak ada yg menyakiti aku lg. Ya aku jadi org yg berbeda skrg bukan yg lemah lembut seperti dulu lagi.  Jika dulu aku bisa belajar dari cinta, tapi pada akhirnya cinta itu menyakitkan.  Hingga akhirnya aku memilih melindungi diriku sendiri. 
Postingan terbaru

BERAPA LAMA AKU BISA SEMBUH?

 Aku jg tidak tau berapa lama aku terus berperang dengan diri sendiri. Kdg masa lalu itu terus datang. Tapi saat ini yg bisa aku lakukan hanya minum obat, terapi, dan berpikir lebih bijaksana.  Jika pun perlu 5 thn 10 thn seumur hidup sakit ini msh ada aku ikhlas. karena semua dari masa kcl dan masa lalu saya yg membekas.  Kdg aku terkesan tidak peduli atau menghindarimu di chat itu krn aku ga punya pilihan lain jujur itu berat. Aku tau kamu sendiri juga sulit mengatasinya tp aku yakin u ud lebih pintar mengelola emosi u dibanding aku krn trauma kita berbeda.  Skrg kamu jalanin hidup dgn baik. Aku memilih me restart semua dan berkata dalam diriku aku ikhlas jika ada kekerasan lagi dan nyawaku di tangan dia. Aku memilih itu dan kamu tak perlu khawatir lg, aku ud siap mengambil resiko seumur hidup. Terima kasih ud memberi pelajaran yg baik buat aku, setidaknya dalam hidup ini aku pernah merasa dicintai dgn baik. Jangan galau lagi dan overthinking lagi, kamu lebih banya...

ALASAN AKU KEMBALIKAN BARANG2MU

 Awlnya aku berpikir barang2 itu sebagai penyembuh luka. Ternyata salah semakin barang itu ada semakin perasaan dan logikaku bertengkar.  Ketika sedih itu datang dan aku hanya bisa membayangkan ada orang yg dulu peduli dan sayang denganku. Dari situlah pikiranku terus menyerang dan akhirnya aku memilih menyangkal semua.  Aku me-reset keadaan seolah aku belum pernah mengenal kamu dan tidak ada yg pernah menyayangiku. Dan kembali ke tujuan hidupku dulu jalanin dan aku siap mendapat kekerasan lagi.  Disitulah aku mengumpulkan barang2mu dan aku kembalikan tujuanku ya tadi aku menyangkal diriku sendiri dan mereset TIDAK PERNAH ADA ORANG YANG PEDULI DAN SAYANG DENGANKU. Bukan karena aku marah dan ingin balas dendam. Aku sendiri bisa menyimpan barang orang hingga puluhan tahun dengan baik dan utuh kenapa denganmu tidak? Karena ada rasa dan penyangkalan yg harus aku terima setelah kesalahpahaman ini sudah terjadi. 

AKU IKHLAS TAPI LUKAKU MASIH BERDARAH

Dengan siapa aku akan bertemu itu diluar kendaliku. Aku merasa ini sudah memasuki tahun ke 3 lukanya masih tetap sama. Setelah aku koreksi akhirnya aku tau alasan aku sulit membagi perasaan dan logika.  1. Dari masa kecilku aku adalah anak yg sering dipukul orgtuaku terutama ibuku aku tdk dapat ksh sayang, bahkan sering di abaikan, apapun keinginan aku tdk pernah dipenuhi tp kakak2ku terpenuhi, aku sering membela diriku ketika bukan kesalahan aku tapi aku juga tetap salah di mata dia. Pukulan2 itu sangat menyakitkan dan masih membekas hingga saat ini.  2. Setelah dewasa aku menikah pola itu terulang lagi, jujur aku dengan org ini sbnrbya tidak sepenuh hati krn bukan pilihan dr dalam hati jd aku merasa lukanya tidak membekas terlalu dalam hanya di permukaan. Tp pola kekerasan itu terulang lagi.  3. Aku sudah berjanji saat itu tdk apa2 jika hidupku mengalami kekerasan  di kdrt sampai aku mati jg aku siap. Dan tdk lama dtg lah seseorang yg akhirnya menyadarkan ku tp kes...

TANPAMU AKU TETAP MELANJUTKAN HIDUP

  Agak sulit sebenarnya melewati ini semua sendirian. Sejujurnya aku sedih,mungkin juga kecewa, terkadang aku memelihara rasa itu berlarut-larut. Entah apa yang aku pikrkan, apa karena dulu aku sering ditinggalkan dan diabaikan. Apa aku juga tidak pernah dihargai sehingga caraku berlebihan. Semua pikiran-pikiran itu datang.  Aku sebenarnya kuat untuk melewati ini semua, tapi aku takut ada tindakan ku yang akan melukai kamu, dan aku jaga selama ini. Mungkin aku mencintai orang secara berlebihan hanya untuk mendapatkan balasan. Apakah itu egois? Ga pernah menyangka akan seperti ini dan bukan keinginan aku, tapi bagaimanapun cara ku menolak perasaan tersebut dia akan kembali lagi dan itu sangat menyiksa. Jika memang ini tidak sejalan lagi aku harap kelak kamu menemukan bahagiamu sendiri. Luka2 yang sudah aku goreskan semoga perlahan menghilang, aku hanya bisa mendoakanmu dari jauh. Jangan membuang waktumu lagi terlalu lama. Aku memang lemah. Tapi aku tidak menyesal bertemu dengan...

SEMUA DARI KEINGINAN

  Daripatahhati aku belajar tidak banyak keinginan..... Aku hanya ingin dia mempunyai waktu untukku, aku hanya ingin dia menemaniku, aku hanya ingin dia mendengarkanku. INGIN semua berawal dari keinginan dan kemelekatan. Saat kamu mendapatkannya hidupmu terasa sangat sempurna. Tetapi ketika datangnya setitik kekecewaan itulah awal kehancuran. Aku hampir tidak mau memikirkan keadaan itu lagi. Kemelekatan dengan orang yang kamu cintai akan "membunuhmu" secara perlahan seiring berjalannya waktu. Bagiku dalam hidup semua harus seimbang. Manusia pada dasarnya akan menikmati lebih banyak penderitaan. Kamu akan tertampar di saat kenyataan itu datang dalam hidupmu, menghadapi dan menikmati itu semua dengan penuh kesakitan. Ya, siapa lagi kalau bukan dirimu sendiri yang menghadapinya.  Patah hati telah mengajariku banyak pengalaman hidup.  Patah hati sudah membuatku jauh lebih kuat. Patah hati mengajakku untuk menerima kenyataan.  Patah hati juga telah menyiksa mental dan bat...

KEHIDUPAN YANG BERBEDA

   Daripatahhati aku belajar kehidupan baru...  Selama bertahun-tahun menghabiskan waktu dengan orang yang sama,rasanya seperti ketergantungan. Terkadang kita hanya terus menerus melihat hal-hal bahagia tanpa melihat adanya kerikil di hubungan tersebut. Di saat orang itu pergi dan tidak pernah kembali lagi kamu dihadapkan ujian besar untuk menguji dirimu sendiri. Seperti sebuah "kehidupan baru" yang ditampar oleh kenyataan, yang pada akhirnya siap tidak siap harus diterima.  Aku sebagai seseorang yang mempunyai gangguan kecemasan ( anxiety ) ini ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Lukaku yang dulunya sudah sembuh kini harus kembali naik ke permukaan. Bagaimana aku bisa??? Ya tapi inilah kenyataan yang aku harus terima. Aku harus menerima resiko dari mencintai orang lain terlalu dalam, aku harus menerima resiko ketika aku "memasukkan" seseorang ke dalam hidup aku. Benar aku ketergantungan dengan hubungan ini di saat orang itu telah menjadi "obat" selama ber...