Langsung ke konten utama

SEMUA DARI KEINGINAN

 

Daripatahhati aku belajar tidak banyak keinginan.....





Aku hanya ingin dia mempunyai waktu untukku, aku hanya ingin dia menemaniku, aku hanya ingin dia mendengarkanku. INGIN semua berawal dari keinginan dan kemelekatan. Saat kamu mendapatkannya hidupmu terasa sangat sempurna. Tetapi ketika datangnya setitik kekecewaan itulah awal kehancuran. Aku hampir tidak mau memikirkan keadaan itu lagi.

Kemelekatan dengan orang yang kamu cintai akan "membunuhmu" secara perlahan seiring berjalannya waktu. Bagiku dalam hidup semua harus seimbang. Manusia pada dasarnya akan menikmati lebih banyak penderitaan. Kamu akan tertampar di saat kenyataan itu datang dalam hidupmu, menghadapi dan menikmati itu semua dengan penuh kesakitan. Ya, siapa lagi kalau bukan dirimu sendiri yang menghadapinya. 

Patah hati telah mengajariku banyak pengalaman hidup. 

Patah hati sudah membuatku jauh lebih kuat.

Patah hati mengajakku untuk menerima kenyataan. 

Patah hati juga telah menyiksa mental dan batinku secara perlahan. 




Butuh waktu untuk memulihkan itu semua "sakit" yang tidak terlihat ini. Butuh "obat" untuk menyembuhkan "luka" ini. Cinta adalah sebuah permainan antara menang atau kalah,tak peduli statusmu. Jika kamu menang bahagia di depan matamu. Jika kamu "kalah" semua "siksaan emosional" akan datang menghantuimu. 


"Terlepas dari seberapa dalam sakit yang kamu alami,kamu akan bangkit lebih kuat daripada sebelumnya. Percayalah pada kesembuhanmu"

"Sakit karena cinta adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan cinta sangat dalam. Rasakan dan biarkan dirimu sembuh dengan waktu" 


Pada dasarnya manusia diciptakan untuk berpasangan. Pasangan yang baik akan membuat hidupmu berwarna. Pasangan  yang buruk akan membuat hidupmu "mati". Berhati-hatilah memilh pasangan jauhi pasangan toxic, jauhi hubungan red flag jika kamu sudah menemukan tanda tersebut dari awal. Tinggalkan apapun itu yang tidak membuatmu bahagia dan positif. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERAPA LAMA AKU BISA SEMBUH?

 Aku jg tidak tau berapa lama aku terus berperang dengan diri sendiri. Kdg masa lalu itu terus datang. Tapi saat ini yg bisa aku lakukan hanya minum obat, terapi, dan berpikir lebih bijaksana.  Jika pun perlu 5 thn 10 thn seumur hidup sakit ini msh ada aku ikhlas. karena semua dari masa kcl dan masa lalu saya yg membekas.  Kdg aku terkesan tidak peduli atau menghindarimu di chat itu krn aku ga punya pilihan lain jujur itu berat. Aku tau kamu sendiri juga sulit mengatasinya tp aku yakin u ud lebih pintar mengelola emosi u dibanding aku krn trauma kita berbeda.  Skrg kamu jalanin hidup dgn baik. Aku memilih me restart semua dan berkata dalam diriku aku ikhlas jika ada kekerasan lagi dan nyawaku di tangan dia. Aku memilih itu dan kamu tak perlu khawatir lg, aku ud siap mengambil resiko seumur hidup. Terima kasih ud memberi pelajaran yg baik buat aku, setidaknya dalam hidup ini aku pernah merasa dicintai dgn baik. Jangan galau lagi dan overthinking lagi, kamu lebih banya...

TANPAMU AKU TETAP MELANJUTKAN HIDUP

  Agak sulit sebenarnya melewati ini semua sendirian. Sejujurnya aku sedih,mungkin juga kecewa, terkadang aku memelihara rasa itu berlarut-larut. Entah apa yang aku pikrkan, apa karena dulu aku sering ditinggalkan dan diabaikan. Apa aku juga tidak pernah dihargai sehingga caraku berlebihan. Semua pikiran-pikiran itu datang.  Aku sebenarnya kuat untuk melewati ini semua, tapi aku takut ada tindakan ku yang akan melukai kamu, dan aku jaga selama ini. Mungkin aku mencintai orang secara berlebihan hanya untuk mendapatkan balasan. Apakah itu egois? Ga pernah menyangka akan seperti ini dan bukan keinginan aku, tapi bagaimanapun cara ku menolak perasaan tersebut dia akan kembali lagi dan itu sangat menyiksa. Jika memang ini tidak sejalan lagi aku harap kelak kamu menemukan bahagiamu sendiri. Luka2 yang sudah aku goreskan semoga perlahan menghilang, aku hanya bisa mendoakanmu dari jauh. Jangan membuang waktumu lagi terlalu lama. Aku memang lemah. Tapi aku tidak menyesal bertemu dengan...

RASA SESAK PERLAHAN HILANG

Daripatah hati aku belajar proses pendewasaan... Awalnya ini seperti "CAMBUKAN" kuat yang menghantamku. Rasa marah, sedih, takut, putus asa, kecewa, semua menjadi satu, merenggut batin dan jiwa ini. Emosiku memuncak sampai aku ingin bunuh diri. Entah apa yang ada dipikiranku saat itu. Aku tau semua yang sudah hancur tidak dapat kuperbaiki lagi. Aku tau di detik itu juga aku tidak bisa mengubah keadaan dan terus memaksakan diri ini. Semakin dipaksakan, semakin menderita. Ya, saat itu menurutku hidup paling sulit di saat kamu harus mengontrol pikiran dan perasaanmu agar seimbang.  Hari, Minggu dan Bulan sudah terlewati rasa sesak itu perlahan hilang, meski terkadang muncul, tapi aku hanya bisa mengabaikannya tanpa harus menyimpulkan perasaan tersebut. Aku yakin bukan hal mudah untuk semua orang melewati fase ini.  Ya, mungkin benar saat itu aku lebih mencintai orang tersebut dibandingkan diriku sendiri. Mengorbankan apapun demi kebahagiaan orang lain.  Perlahan-lahan saya b...